Langsung ke konten
Rabu, 28 Oktober 2026 Semua Berita Masuk Daftar 한국어 ENG 中文 日本語 Tiếng Việt
The Korean TodayDicari biro luar negeri siapa cepat dia dapat (tab baru)

K-Culture Keberagaman Budaya

Pameran Tunggal Shin Cheon-jae “Gravity Forgot Me: Nonkekerasan Hijau” Dibuka 26 Oktober di Galeri VIV, Seoul

Pameran seni kontemporer yang mengeksplorasi makna kehidupan

Terbit No. Artikel 61016

Pameran seni kontemporer yang mengeksplorasi makna kehidupan, gravitasi, dan keberadaan yang melayang… berlangsung hingga 1 November

Pameran Tunggal Shin Cheon-jae “Gravity Forgot Me: Nonkekerasan Hijau” Dibuka 26 Oktober di Galeri VIV, Seoul (사진 제공: 문화동행)

[코리안투데이] Pameran Tunggal Shin Cheon-jae “Gravity Forgot Me: Nonkekerasan Hijau” Dibuka 26 Oktober di Galeri VIV, Seoul (사진 제공: 문화동행)

Seniman visual Shin Cheon-jae (신천재), yang telah membangun dunia karya yang unik dengan melintasi berbagai medium seperti lukisan, kolase digital, fotografi, video, dan instalasi, akan menggelar pameran tunggal “Gravity Forgot Me: Nonkekerasan Hijau” mulai 26 Oktober hingga 1 November di Galeri VIV (Gallery VIV), Nonhyeon-dong, Gangnam-gu, Seoul.

Pameran kali ini menyoroti kehidupan dan sifat nonkekerasan tumbuhan yang berada di luar tatanan yang berpusat pada manusia, serta mengeksplorasi batas antara gravitasi dan keterapungan, kelangsungan hidup dan kepunahan, dengan sudut pandang baru.

Secara khusus, seniman Shin Cheon-jae melontarkan pertanyaan tentang tatanan fisik dan makna keberadaan yang selama ini kita anggap sudah seharusnya begitu, melalui citra batu, akar, tumbuhan, dan tubuh.

Keberadaan yang Lepas dari Gravitasi, Membicarakan Kemungkinan Baru Kehidupan

Dalam dunia karya Shin Cheon-jae, batu bukanlah sekadar benda alam. Batu lebih mendekati tubuh yang mengubah dirinya menjadi mineral demi bertahan hidup.

Dalam pandangan sang seniman, luka menjadi kepadatan, racun menjadi kekokohan, dan memori menjadi berat. Namun secara paradoks, batu ini digambarkan sebagai keberadaan yang justru semakin mengapung ketika semakin berat.

Tema inti pameran tunggal ini, “Nonkekerasan Hijau”, bukan berarti cara menaklukkan atau melawan lawan melalui kekuatan, melainkan kemungkinan kehidupan yang mengubah arah keberadaan itu sendiri.

Sang seniman membayangkan cara keberadaan baru yang keluar dari batas-batas lama yang membedakan kehidupan dan non-kehidupan, bahaya dan ketidakberbahayaan.

Pemandangan kentang yang diletakkan dalam kotak di balkon untuk dimakan namun justru bertunas, serta tumbuhan-tumbuhan yang terbang dan membangun peradaban masing-masing, menunjukkan imajinasi artistik ini secara simbolis.

“Nonkekerasan Hijau”, Perubahan Arah Bukan Perlawanan

Bagian yang patut diperhatikan dalam pameran ini adalah konsep nonkekerasan yang diajukan oleh sang seniman.

Shin Cheon-jae berbicara bukan tentang tidak memiliki kekuatan, melainkan tentang mengubah arah tujuan kekuatan tersebut — berkecambah ketimbang dimakan, dan mengapung ketimbang dilempar.

Hal ini tidak hanya berhenti pada mengekspresikan daya hidup alam, tetapi juga membuat kita memandang kembali tatanan dan nilai-nilai yang dibuat oleh manusia.

Kalimat lama “batu yang menggelinding tidak akan berlumut” yang muncul dalam catatan seniman juga ditafsirkan dengan makna baru dalam karya-karyanya.

Jika lumut tumbuh pada batu yang berhenti dan bertahan, itu bukan berarti stagnan, melainkan bisa jadi merupakan keberadaan yang terakumulasi karena telah bertahan dalam waktu yang lama.

Dengan demikian, karya Shin Cheon-jae menghadirkan kemungkinan lain dari keberadaan kepada para pengunjung melalui tema kelangsungan hidup dan perubahan, memori dan akumulasi.

Dari Lukisan hingga Kolase Digital, Shin Cheon-jae yang Melintasi Batas Medium

Shin Cheon-jae adalah seniman visual yang memanfaatkan berbagai medium seperti lukisan, kolase digital, fotografi, video, dan instalasi.

Sejak pameran tunggal pertamanya “Bulcheonggaek Gwallamga” pada tahun 2019, ia terus aktif menggelar pameran baik di dalam maupun luar negeri.

Selama ini, seniman yang telah mengeksplorasi sisi kehewanan dan sisi kenabatian diri manusia, kini memperluas wilayah karyanya dengan citra batu, akar, dan tubuh yang mengapung.

Secara khusus, dengan berpusat pada lukisan, ia menumpuk berbagai citra dan material, serta menggabungkan video dan fotografi untuk terus menguraikan sensasi kehidupan, gravitasi, dan keterapungan secara spasial.

“Gravity Forgot Me: Nonkekerasan Hijau” kali ini merupakan pameran yang memadatkan eksplorasi artistik tersebut, dan diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk memandang hubungan antara alam dan manusia, materi dan kehidupan, dengan sudut pandang baru.

Pameran Tunggal Shin Cheon-jae, Pesta Pembukaan Digelar 31 Oktober

Pameran tunggal Shin Cheon-jae “Gravity Forgot Me: Nonkekerasan Hijau” berlangsung dari 26 Oktober hingga 1 November 2026 di Galeri VIV, Nonhyeon-dong, Gangnam-gu, Seoul.

Pesta pembukaan akan digelar pada Sabtu, 31 Oktober pukul 15.00, selama periode pameran.

Pameran ini diperkirakan akan menjadi kesempatan untuk merenungkan arah baru dan kemungkinan keberadaan yang diciptakan sendiri oleh kehidupan, lepas dari tatanan gravitasi yang sudah familier.

Informasi Pameran

  • Judul pameran: Gravity Forgot Me: Nonkekerasan Hijau
  • Seniman: Shin Cheon-jae
  • Periode pameran: 26 Oktober (Senin) – 1 November (Minggu) 2026
  • Pesta pembukaan: 31 Oktober (Sabtu) 2026, pukul 15.00
  • Tempat pameran: Galeri VIV (Gallery VIV)
  • Alamat: 23-7 Nonhyeon-dong, Gangnam-gu, Seoul, lantai 1
  • Bidang pameran: Seni kontemporer, lukisan, kolase digital, dll.

Informasi kunjungan lebih lanjut mengenai pameran ini dapat diperoleh melalui Galeri VIV.


[ 김현수 기자 ]  incheoneast@thekoreantoday.com

지역 홍보대사 신청 기자양성과정 신청 코리안투데이 지부장 신청
코리안투데이 인천동부 코리안브랜드대상 신청 글로벌 홍보대사 신청

전국 40+ 지부 동시 송출 — 보도자료 송출 신청 (₩110,000~ / VAT 별도)

© The Korean Today Dilarang mengutip dan menyebarluaskan tanpa izin.

Berita Terkait

Kim Hyun-soo, Wartawan

답글 남기기

Belajar bahasa Korea gratis — dalam bahasamuSaluran YouTube gratis untuk setiap bahasa. Bahasa baru ditambahkan setiap hari. YouTube · @wiakoreanid ↗Hotel di SeoulWIA Trip · 24wiatrip.com ↗