Bahasa Indonesia · 박수진 ·
[Silver Bridge] Buku 2 · Bab 15 · Lansia yang Ingin Meninggal di Rumah Justru Menghembuskan Napas Terakhir di Rumah Sakit
Ringkasan 3 baris oleh AI
- Sebuah kolom menyebutkan bahwa 80,3% lansia di Hanguk ingin menjalani akhir hidup di rumah, namun proporsi kematian yang benar-benar terjadi di rumah hanya 14,7%.
- Hanguk memiliki 188 lembaga hospis khusus dengan tingkat pemanfaatan 33%, sedangkan Jungguk memperluas proyek percontohan hingga 185 kota dan distrik serta lebih dari 4.000 lembaga.
- Penulisnya berpendapat bahwa budaya bakti kepada orang tua kadang menutupi keinginan pribadi, sehingga perlu kesadaran bahwa membantu perpisahan yang tenang juga merupakan bentuk bakti.
Ringkasan ditulis oleh AI dari artikel asli · 88 bahasa
![[Silver Bridge] Buku 2 · Bab 15 · Lansia yang Ingin Meninggal di Rumah Justru Menghembuskan Napas Terakhir di Rumah Sakit](https://smilestory.thekoreantoday.com/wp-content/uploads/ins/imgdata/smilestory_kr/202607/2026071501045917.png)
Baca artikel lengkap (terjemahan mesin) → Artikel asli (bahasa Korea): [실버 브릿지] 제2권 · 제15장 · 집에서 죽고 싶다던 어르신, 병원에서 눈을 감았다
Ringkasan 3 baris oleh AISelengkapnya ›

Pameran Pertukaran Seni Kontemporer Korea-Tiongkok Akan Digelar di Incheon, Menampilkan Dunia Seni Para Seniman Kedua Negara

Kim Eunsil, pameran undangan Of Gallery 'Simple thing' digelar… Menemukan esensi hidup dari jejak keseharian

Keluarga D'Art One: Konser Klasik Keluarga di Lotte Concert Hall pada 5 Desember

Nota Kerjasama Ditandatangani untuk Budaya Membaca, Pendidikan Ekologi, dan Penciptaan Lapangan Kerja

UNESCO Warisan Dunia Namhansanseong, Menelusuri 400 Tahun Sejarah…Buku Baru "Namhansanseong 100-gaji Iyagi" Karya Choe Gyu-geun Terbit

